UAS-PENGANTAR ILMU EKONOMI DAN BISNIS-KAMPUS ITBI MILENIAL MEDAN
Nama: Falensius Mendrofa
Kelas: Pgi
Jurusan: Teknik Industri
Jawaban 👇
1.jelaskan hubungan demo buruh dengan masalah perekonomian!
👉dikhawatirkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, utamanya dalam iklim investasi.
1. PERTAMA adalah dengan cara "Membuatnya" sendiri (memproduksi) atau mencarinya sendiri. Misalnya, pada saat kita lapar, kita bisa memperoleh makanan dengan cara berburu hewan, hewan hasil buruan ini bisa kita makan untuk hidup. Kita bisa juga memperoleh kebutuhan kita dengan cara menanam sayur/buah-buahan hasil dari panen sayur buah ini barulah bisa kita memenuhi kebutuhan kita. Bumi ini terutama di Indonesia adalah lahan yang sangat subur dan potensial untuk menanam apa saja yang bisa kita makan… Kekurangannya adalah saat ini kita kekurangan waktu dan tenaga yang cukup untuk "membuatnya" atau "mencarinya" nya sendiri. Dibutuhkan cara lain yang lebih mudah dan efektif untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kita ini.
planting-5c524d62aeebe154310c2b75.jpeg
2. Yang KEDUA adalah dengan cara "Memaksa" atau "merebut". Kita juga bisa memperoleh apa yang kita inginkan (NEEDS) dengan cara MEMAKSA atau merebutnya dari orang lain. Hal ini tidak dianjurkan karena akan berakibat FATAL. Tidak ada manfaat yg akan diperoleh kecuali kerugian yang akan didapatkan. Kita mungkin akan memperoleh apa yang kita inginkan tapi hal itu akan merugikan bagi orang lain dan tentu saja akan merugikan bagi diri kita sendiri pada akhirnya kelak… Ada banyak contoh yang menggambarkan akibat dari pemaksaan terhadap hak orang lain. Misalnya para pencuri/perampok atau para koruptor yang semakin hari semakin banyak yang mendekam di penjara. Mereka mungkin mendapatkan keinginan mereka akan uang atau harta tapi mereka malah tidak mendapatkan KEBUTUHAN hakiki mereka akan "tidur yang cukup", kehidupan yang harmonis, hubungan yang baik dengan teman atau keluarga dan nama baik yang rusak akibat dari cara-cara pemaksaan kehendak ini.police-5c524c62bde57579110156f5.jpg
3. Yang KETIGA adalah dengan cara "Meminta". Kita juga bisa memperoleh apa yang kita butuhkan dengan cara MEMINTAnya kepada orang lain. Dengan adanya bantuan orang lain kita memperoleh apa-apa yang kita inginkan. Adapun timbal balik yang kita berikan kepada orang yang telah “memberi” tersebut adalah ucapan “terima kasih” ataupun doa yang memberi berkah. Atau bisa juga kita membalasnya dengan memberikan apa-apa yang menjadi kebutuhan hidupnya.marketi-ing-5c524e03677ffb3c9d1ecf45.jpeg
JADI INTI dari Konsep Pemasaran sangatlah mulia, yaitu memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia di dunia. Sungguh disayangkan jika “konsep” yang “maha mulia” ini diselewengkan oleh pihak-pihak yang “tidak memahami” arti dari PEMASARAN. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan antara lain adalah jenis kelamin, tingkat pendidikan, lingkungan tempat tinggal, kemajuan IPTEK, tingkat pendapatan, status sosial, dan perbedaan selera.
Pada masa pandemi banyak sekali dampak negatif yang kita rasakan, banyak para pekerja yang di PHK oleh perusahaannya, banyak juga pekerjaan formal dan informal yang merasakan dampak dari pandemi ini seperti: guru, dokter, karyawan RS, para pedagang, buruh, petani, dan yang lainnya, mereka semua merasakan dampak negatif dari pandemi ini yang menjadikan banyaknya pengangguran, kurangnya pemasukan, bangkrutnya para pengusaha, dan yang lebih prihatinnya ada yang sampai menutup perusahaannya.Beda halnya bila aktivitas normal mulai diadakan, perusahaan perlu waktu mencari lagi pegawai baru untuk memulai usahanya kembali, banyak perusahaan atau pedagang yang akan tidak kuat bertahan selama pandemi ini masih ada.
Kementrian mengungkapkan proyeksi angka pertumbuhan ekonomi di kisaaran 2,9 persen sampai minus 1 persen pada kuartal ke III-2020. Angka tersebut masih berada di teritori negatif meskipun ada perbaikan dari kuartal sebelumnya.Kuartal III memang diyakini masih negatif dan diperkirakan juga kuartal IV membaik tapi negatif. Hal itu sebenarnya disebabkan oleh wabah pandemi, selama pandemi ini masih ada jika kita berusaha untuk dapat mengoptimalkan kembali perekonomian akan terasa sulit.
Lalu dengan adanya peristiwa pandemi ini terjadi beberapa perubahan dalam perekonomian masyarakat, diantaranya :
1. Harga barang atau bahan pokok semakin tinggi tetapi tingkat permintaan konsumen semakin rendah.Kenaikan harga suatu produk atau barang biasanya dikarenakan upah pekerja naik, biaya bahan baku untuk produksi mahal, kondisi ekonomi negara, dll.
2. Modal yang dikelurarkan untuk memproduksi barang kadang tidak sesuai dengan permintaan para konsumen.
3. Banyaknya toko online yang bergerak aktif saat pandemi ini, sehingga para pedagang di pasar sangat merasakan kerugian dalam usahanya. Hal tersebut dikarenakan adanya sosial distancing atau penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19.
4. Saat pandemi ini para konsumen lebih memilih menghemat uangnya daripada membelanjakan uangnya untuk hal-hal yang tidak penting.
Pengusaha atau pedagang pada masa pandemi harus melakukan loyalty konsumen, yaitu metode berbelanja dimana para konsumen akan mendapatkan keuntungan tertentu ketika telah membeli jumlah item yang ditentukan dalam periode tertentu. Loyalty konsumen perlahan-lahan dapat membangkitkan brand awareness kepada para konsumen.
Tentunya dengan peristiwa yang terjadi pemerintah tidak tinggal diam. Pemerintah memberi bantuan kepada masyarakat menengah bawah yang berpenghasilan tidak tetap dan bekerja di sektor informal. Bantuan yang diberikan berupa logistik dalam bentuk sembako dan juga bantuan berupa uang yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat, agar kesejahteraan masyarakat terjamin. Tujuan dari bantuan ini menjadi penyanggah daya beli masyarakat di tengah penurunan ekonomi akibat pandemi di negri ini.
Berikut beberapa bantuan pemerintah selama pandemi yang sedang terjadi, diantaranya :
1. Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta keluarga penerima manfaat. Penyaluran PKH yang sebelumnya per 3 bulan akan dilakukan menjadi per bulan.
2. Adanya program kartu sembako untuk 20 juta penerima.
3. Pemerintah membuat program padat karya tunai yang diharapkan dapat mencetak lapangan pekerjaan.
4. Program bansos untuk setiap desa yang ditunjukan untuk 10 juta keluarga dengan besaran Rp 600.000/ keluarga selama 3 bulan.
5. Bantuan sosial khusus untuk 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta kepala keluarga warga DKI jakarta dan 1,6 juta jiwa atau 576 ribu KK warga Bodetabek berupa sembako setara Rp 600.000 perbulan selama 3 bulan.
Maka dari itu, karena Indonesia merupakan salah satu kekuatan ekonomi berkembang utama dunia yang besar di Asia Tenggara dan terbesar di Asia setelah China dan India, kita harus bergerak jangan sampai ekonomi Indonesia terus menurus menurun, yaitu dengan cara :
1. Tingkatkan kualitas diri, tujuannya untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Dengan cara mengasah diri sekaligus mengembangkan potensi, keterampilan, fashion, dan belajar mengenai hal yang baru di masa saat ini.
2. Kembangkan inovasi dalam usaha, tujuannya yaitu agar meningkatkan kreativitas produksi didalam negara agar terjadinya peningkatan.
3. Menjaga dengan baik sarana dan prasarana negara, seperti jalan raya, jembatan dan fasilitas umum lainnya.
4. Investasi dipasar modal, selain bisa ikut menanamkan dana untuk kepentingan ekonomi negara, berinvestasi dipasar modal ini menjadi alternatif menguntungkan untuk meningkatkan pendapatan pribadi.
5. Mengikuti perkembangan teknologi modern untuk meningkatkan perekonomian negara.
Itu adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membantu perekonomian Indonesia. Karena pertumbuhan ekonomi sangat berpengaruh bagi seluruh masyarakat Indonesia, sudah sepantasnya kita sebagai masyarakat Indonesia ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Indonesia sejahtera.
4.jelasakan apa yang memengaruhi nilai uang suatu negara
👉Factor yang pertama mempengaruhi nilai kurs ialah tingkat inflasi yakni penurunan nilai mata uang suatu negara atau dikenal pula dengan kenaikan harga barang dan jasa. Dalam pasar valuta asing perdagangan internasional barang atau jasa memiliki pengaruh terhadap pergerakan kurs valuta asing.
5.jelasakan kecenderungan mengonsumsi marjinal.
👉Kecenderungan mengkonsumsi marjinal (marginal propensity to consume atau MPC) adalah bagian dari pendapatan disposabel (disposable income) tambahan yang digunakan konsumen untuk membeli barang dan jasa. Kita menghitungnya dengan membagi perubahan dalam pengeluaran konsumsi dengan perubahan dalam disposable income.
6.faktor faktor yang mempengaruhi tingkat konsumi adalah
👉Faktor-fakror yang mempengaruhi konsumsi, besar kecilnya konsumsi yang dilakukan seseorang dipengaruhi oleh:
Pendapatan.
Perkiraan harga dimasa mendatang.
Harga barang yang bersangkutan.
Iklan.
Ketersediaan barang dan jasa.
Selera.
Mode.
Jumlah keluarga.
7.jawaban👉Qd=Qs 1000-20P=-200+40P 1000+200=40P+20P 1200=60P P=1200/60. P =20. Harga keseimbangan pasar adalah 20.
8.jawaban👉TC=750
750=5Q+250
750-250=5Q
500=5Q
Q=100
Jumlah barang yang dikonsumsi adalah 100 unit.
9.jawaban👉Keuntungan maksimum akan diperoleh pada saat output (Q) mencapai -100 unit. Keuntungan/laba maksimum atau kerugian minimum diperoleh pada tingkat output dimana pendapatan marjinal sama dengan biaya marjinal, atau MR=MC. Penerimaan total (TR = Total Revenue) adalah jumlah seluruh penerimaan perusahaan dari hasil penjualan sejumlah produk (barang yang dihasilkan). Biaya total/ total cost (TC) yaitu jumlah keseluruh biaya tetap dan biaya variabel yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan sejumlah produk dalam suatu periode tertentu.
Pembahasan
Laba maksimum/kerugian dapat diperoleh dari penerimaan total dikurangi dengan biaya total produksi suatu barang. Maka untuk menentukan laba/ruginya suatu perusahaan ditentukan terlebih dahulu masing-masing nilai MR dan MCnya.
Pendapatan marginal (MR) merupakan turunan pertama dari TR, dimana diketahui TR = 150Q - 0,5Q², maka
MR = TR’
MR = 150 - Q
Dan biaya marginal (MC) merupakan turunan pertama dari TC, dimana diketahui TC = ⅓Q³ - 13Q² + 250Q+250
MC = TC’
MC = Q² - 26Q + 250
Keuntungan atau laba maksimum terjadi saat MR = MC, maka
MR = MC
150 - Q = Q² - 26Q + 250
150 - 250 = Q² - 26Q + Q
-100 = Q² - 25Q
-100 = Q(Q - 25)
-100 = Q
Dan untuk
-100 = Q - 25
-100 + 25 = Q
-75 = Q
Untuk jumlah output Q = -100, Maka nilai TR :
TR = 150Q - 0,5Q²
= 150(-100) - 0,5(-100)²
= -15.000 - 5.000 = -20.000
Dan nilai TC nya :
TC = ⅓Q³ - 13Q² + 250Q + 250
= ⅓(-100)³ - 13(-100)² + 250(-100) + 250
= -1.000.000/3 - 130.000 - 25.000 + 250
= -488.083,33
Tingkat laba maksimum atau kerugian minimum yang diperoleh :
Laba/rugi = TR - TC
= -20.000 - (-488.083,33)
= 468.083,33
Untuk jumlah output Q = -75, Maka nilai TR :
TR = 150Q - 0,5Q²
= 150(-75) - 0,5(-75)²
= -11.250 - 2.812,5 = -14.062,5
Dan nilai TC nya :
TC = ⅓Q³ - 13Q² + 250Q + 250
= ⅓(-75)³ - 13(-75)² + 250(-75) + 250
= -140.625 - 73.125 - 18.750 + 250
= -232.250
Tingkat laba maksimum atau kerugian minimum yang diperoleh :
Laba/rugi = TR - TC
= -14.062,5 - (-232.250)
= 218.187,5
Jadi tingkat laba maksimum yang diperoleh perusahaan adalah saat output (Q) sebanyak -100 unit.
10.Jawaban👉Penjelasan:
1)Pendekatan Pendapatan
Y=W+R+I+P
=15.000.000+9.250.000+
=3.500.000+12.000.000
=39.750.000
2)Pendekatan pengeluaran
Y=C+I+G+X+M
=18.000.000+4.500.000+14.000.000+
=12.500.000+7.250.000
=56.250.000
Keterangan:
1)Y=Pendapatan Nasional
R=Pendapatan dari upah gaji
I =Pendapatan dari bunga
P=Pendapatan dari keuntungan.
🙏Terimakasih🙏




Komentar
Posting Komentar